Our Future Is Bright!

Chemistry is easy.? Find it out and learn it here!

Amerika Serikat memperketat standar emisi timbal

Langkah yang patut ditiru Negara kita dalam mengurangi emisi demi keselamatan manusia…🙂

Jumlah timbal yang dibolehkan terdapat di lingkungan udara Amerika Serikat telah diperkecil 10 kali lipat oleh EPA (Agensi Perlindungan Lingkungan): ini merupakan pengurangan pertama dalam 30 tahun terakhir. Standar yang lebih ketat ini disambut baik oleh para ahli toksikologi, tetapi pengendalian kadar timbal ini hanya bisa ditegakkan mulai dari tahun 2017, karena jaringan pemantauan negara ini masih harus ditingkatkan hingga ke titik-titik polutan utama.

Ambang batas yang baru, yakni 0,15 mikrogram per meter kubik, adalah sepuluh kali lebih rendah dibanding standar tahun 1978 sebelumnya. Ambang batas ini juga berada di bawah panduan kualitas udara lingkungan WHO untuk timbal, yakni 0,5 hingga 1,0 mikrogram per meter kubik.

Walaupun bensin bertimbal telah dihapuskan secara bertahap di Amerika Serikat sejak lebih dari 30 tahun yang lalu, timbal tetap ada dalam debu di kota-kota utama, dimana jika tertelan bisa menyebabkan kerusakan otak, khususnya pada anak-anak. Timbal masih digunakan dalam industri pada fasilitas-fasilitas seperti tempat pembakaran sampah, penuangan besi dan baja, dan pabrik-pabrik pembuat baterai. Para ilmuwan lingkungan memperkirakan ada ratusan fasilitas di Amerika Serikat yang akan terkena dampak dari peraturan baru ini.

Batas terendah yang dibolehkan

Komite penasehat EPA memberikan opini berbeda tentang berapa seharusnya ambang batas konsentrasi timbal. Kelompok pemerhati lingkungan menginginkan standar yang lebih ketat, dengan merujuk rekomendasi CHPAC (Komite Penasehat Perlindungan Kesehatan Anak) EPA, yang membeberkan data-data epidemiologi yang menunjukkan efek kesehatan negatif dari timbal bahkan pada tingkat keterpaparan yang sangat rendah. Tetapi para ahli toksikologi pada umumnya merasa senang dengan keputusan ini. Russ Flegal, seorang ahli toksikologi lingkungan di Universitas California, Santa Cruz, mengatakan bahwa tindakan EPA ini sebenarnya agak terlambat. “Kadar timbal dalam darah manusia sekarang ini masih 100 kali di atas kadar alami,” kata dia.

EPA mengatakan jaringan pemantauan timbal Amerika Serikat yang ada sekarang ini tidak cukup untuk menentukan terpenuhinya standar yang baru tersebut. EPA hanya memiliki 133 pemantau yang dikhususkan untuk menelusuri kadar timbal di udara, berkurang dari sekitar 900 di tahun 1980an. EPA berencana untuk menambah 236 pemantau lainnya. Pada Oktober 2011 EPA akan menunjuk area-area yang perlu mengurangi emisi timbal ke udara dan negara-negara bagian harus memenuhi standar ini sampai Januari 2017 atau akan mengalami pelarangan pembuatan fasilitas-fasilitas baru.

May 2, 2009 - Posted by | Chemistry is my Life | , , , ,

2 Comments »

  1. Aku baca di buku paket kimia untuk kelas XI, timbal(lead) memang berbahaya karena bisa mengendap di paru-paru manusia. Tapi kenapa di knalpot kendaraan bermotor nggak diperbanyak filter platinum untuk menyaring timbal hasil buangan?

    Comment by Riockman | May 3, 2009

  2. Platina digunakan untuk mengkonversi gas saja…..

    Comment by hamonanganrs | May 6, 2009


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: